Petinju Sangihe latihan di kawasan Boulevard Tahuna
Tahuna, KOMENTAR, ID
Tim Tinju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Kepulauan Sangihe terpaksa harus kehilangan 5 petinju andalan yang tiba-tiba hengkang ke Tim Porprov Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Dari kelima petinju, padahal ada yang diharapkan mampu mendulang medali di Porprov
Yang memiriskan, kepindahan kelima petinju, diantaranya penyumbang medali emas Tim Porprov Sangihe tahun sebelumnya, langsung direkomendasi Ketua Pertina Sangihe, Denny Roy Tampi (DRT).
Surat Rekomendasi pindah kelima petinju langsung ditandatangani DRT lewat surat nomor 028/PERTINA-SGH/IX/2025, Perihal Rekomendasi Pindah Daerah
Rekomendasi pindah kelima petinju, sangat disesalkan jajaran pengurus Pertina Sangihe, apalagi dua diantara petinju, tercatat sebagai penyumbang emas untuk kontingen Porprov Sangihe tahun sebelumnya.
Yang juga disesalkan, para petinju sudah mengikuti seleksi Tim Porprov Pertina Sangihe, bahkan sudah menerima hadiah sebagai juara seleksi yang digelar beberapa waktu lalu di kawasan Boulevard Pelabuhan Tua Tahuna.
“Terus terang, kami sangat menyesal dan kecewa dengan sikap pak DRT yang langsung memberi rekom pindah, padahal ke 5 atlit adalah petinju andalan Sangihe untuk mendulang medali di Porprov”ungkap Ketua Harian Pertina Sangihe, Erasmus Towoliu, didampingi Komtek Pertina, Sifried Pagulimang dan Manager Tinju Porprov, Jonatan Antarani.
“Entah apa dibalik maksud pak DRT mengeluarkan rekomendasi, padahal pada tanggal 25 Setember 2025 lewat chating grup WA Pertina, pak DRT sudah menyatakan akan mundur dari ketua Pertina, lalu pada tanggal 29 September tiba-tiba muncul surat rekomendasi,”sambung Sifried.
Selaku Manager Tinju Porprov, Jonathan Antarani mengaku tidak akan tinggal diam, tapi akan berkonsultasi hal ini ke Panitia Porprov Manado selaku tuan rumah, sekaligus meminta panitia melarang kelima petinju bersangkutan untuk tampil di Porprov.
“Yang kami sesalkan kelima petinju sudah mengikuti seleksi di Sangihe, dan sudah menerima hadiah juara, yang diserahkan Ketua KONI Sangihe, pak Tendris Bulahari. Hal ini akan kami lanjutkan ke panitia Porprov agar kelima petinju didiskualifikasi,” tegas Opa Mende, sapaan akrab Antarani.
Meski kehilangan beberapa petinju andalan, Jonatan tetap optimis Tim Tinju Sangihe mampu mengukir prestasi di Porprov.
“Yang terpenting mental petinju dan kecintaan untuk Sangihe harus dijaga, termasuk moral olahragawan itu sendiri. Jadi kali ini kami turun dengan petinju-petinju muda berbakat yang sidah siap tempur di Porprov,”pungkas Jonatan.
Ketua Pertina Sangihe, Denny Roy Tampi belum sempat di konfirmasi. Menurut info terpercaya, DRT sedang berada di Manado. Begitu pun dihubungi lewat WA, juga belum mendapat respon. {PeyKID}






