Tahuna, KOMENTAR.ID
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari (TUARI) tidak hanya fokus menyerahkan bantuan sosial ketika mengunjungi warga pulau terluar yang terdampak gempa 7,7 magnitudo, tapi turut meredahkan trauma warga dari serangan gempa yang hingga saat ini terus terjadi.

Tidak hanya meredakan trauma warga, kehadiran TUARI juga turut mengembalikan keceriaan dan kegembiraan anak-anak Pulau Terluar Kawio, Marore dan Matutuang yang sempat hilang terbawa trauma gempa.
Bahkan lewat kegiatan trauma healing, anak-anak di ketiga pulau ini langsung kembali riang gembira menari, menyanyi dan bermain bersama Bupati, Wabub, Danlanal, Dandim, Kapolres, Kejari serta Tim Kreasi Prokopi yang dipandu Kabag Prokopi Veronica Maya Budiman dan Bendahara Greisye Retno Aer
Keceriaan semakin terasa ketika permainan goyang “Kicau Mania” dimainkan bersama, tidak hanya anak-anak larut berjoget, para orang tua, hingga Bupati, Wabup, Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah ikut berbaur bersama masyarakat.
“Lewat kegiatan ini kami ingin masyarakat, khususnya anak-anak, bisa kembali tersenyum dan merasa lebih tenang. Karena pemulihan pasca bencana tidak hanya soal bantuan logistik, tetapi juga bagaimana mengembalikan semangat dan kondisi psikologis warga,”ungkap Kabag Prokopi, Veronika Maya Budiman.
“Kegiatan trauma healing sengaja dirancang agar dapat dinikmati semua kalangan. Tidak hanya anak-anak, para orang tua yang masih diliputi kecemasan akibat gempa juga diajak terlibat dalam berbagai permainan yang berlangsung penuh kehangatan,” sambungnya.
Kegembiraan tambah gacor ketika Bupati Michael Thungari turut membagikan hadiah kepada peserta yang mengikuti kegiatan, termasuk anak-anak menerima cokelat dan sejumlah ibu yang ikut berpartisipasi mendapatkan hadiah hiburan.
“Melalui kegiatan trauma healing proses pemulihan psikologis masyarakat dapat berjalan lebih cepat. Kehadiran pemerintah di tengah warga diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat Kawio untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas mereka di tengah situasi pasca bencana,”pungkas Veronica.{PeyKID}






