Bangun Kantor Baru, Bupati Thungari Sebut PDAM Sangihe Sehat Ditangan Salainti

Pembangunan kantor PDAM Sangihe

Tahuna, KOMENTAR.ID

Selama puluhan tahun beroperasi, nanti pada tahun 2025 ini pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mampu membangun kantor baru dengan sumber dana internal perusahaan.

Tak heran, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari mengakui jika eksistensi PDAM dibawah pimpinan Direktur Teguh Prahara Salainti sudah sehat.

Hal ini ditegaskan Bupati Michael Thungari saat memberi tanggapan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Aliansi Masyarakat Peduli Sangihe (AMPS) dengan DPRD Kepulauan Sangihe, Kamis (12/09/2025).

Pengakuan Bupati milenial ini berawal dari usulan pihak AMPS agar PDAM segera mengadakan genset untuk menopang distribusi air ketika listrik PLN mati, termasuk menyikapi usulan sejumlah anggota dewan agar ada alokasi anggaran di APBD Sangihe dalam menopang operasional PDAM.

“Terkait usulan pengadaan genset untuk PDAM, sebetulnya tidak perlu dana dari pemerintah daerah. Sekarang PDAM sudah sehat, karena mampu membangun kantor baru. Jadi kalau cuma genset PDAM bisa membeli sendiri,”ungkap Michael.

Bak gayung bersambut, pengakuan Michael terhadap PDAM juga langsung direspon managemen PDAM lewat sejumlah inovasi, salah satunya sudah ada upaya pergantian pipa induk berukuran 3 inci yang diadakan sejak tahun 70-an, yang notabene menjadi penyebab air sering mati.

Menurut Teguh, saat ini sedang diakukan survei oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sulut dengan PUPR Kepulauan Sangihe didampingi Kabag Teknis PDAM dilokasi sumber air dan jaringan pipa guna rencana penggantian pipa 3 inci menjadi pipa 8 inci.

“Jadi rencananya tahun 2026 akan dilakukan penggantian pipa 3 inci menjadi 8 inci, dan ini sekaligus jawaban kami atas permasalahan air dalam memastikan tidak akan ada lagi terjadi distribusi air mati,”ungkap Teguh.

“Rencana kami untuk pipa induk 8 inci akan dipasang sepanjang jalan Boulevard Apeng Sembeka, Sawang Bendar hingga Boulevard Tidore dan Kelurahan Tona Tahuna Timur. Kalau ini ini sudah terpasang, saya jamin Tahuna Timur, Tahuna Induk hingga Tahuna Barat tidak akan mati air lagi,”sambungnya.

Untuk menjawab ketimpangan di lapangan, khususnya yang berkaitan klaim meteran air yang mulai usang, tahun ini PDAM juga telah menganggarkan sekitar 900 unit meteran air baru guna mengganti meter rusak.

“Untuk penggantian meter kami lakukan bertahap, tahun ini ada 900 unit, bertahap akan diadakan untuk tahun-tahun kedepan,”jelas Teguh.

“Kami juga bersyukur selain sudah ada kantor baru yang sementara dibangun, permasalahan internal yang sangat lama tidak teratasi, seperti dana pensiun pegawai sudah terbayar semuanya, termasuk untuk BPJS tenaga kerja dan BPJS kesehatan pegawai juga aman,”pungkasnya. {PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts