Lanal Tahuna Musnahkan Cap Tikus Sitaan di Kapal Penumpang Manado-Tahuna

0
606

Tahuna, KOMENTAR.ID

Kapal penumpang rute Manado-Tahuna masih menjadi tempat pemuatan minuman beralkohol jenis Cap Tikus yang dikirim ke Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Terbukti, ada sekitar 1240 liter minuman keras cap tikus hasil sitaan diatas kapal oleh personil Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna dimusnahkan pada hari Jumat (06/01/2023).

Acara pemusnahan dipimpin langsung Dan Lanal Tahuna, disaksikan Dandim 1301 Sangihe Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo S.Sos MH, Asisten I Pemkab Sangihe Johanis Pilat, pihak Kejaksaan, Pengadilan, Polres, BNN, Syahbandar, Bea Cukai dan Karantina serta insan pers.

Dan Lanal Tahuna Mohamad Bayu .P, S.H,M.Tr.Hanla, M.M, CTMP saat konferensi pers mengatakan, mengamankan segala bentuk kegiatan dan berbagai bentuk barang ilegal salah satunya minuman keras, berdasarkan instruksi dari komando atas Mabes TNI AL sampai Koarmada II, Lantamal VIII Manado dengan dukungan komponen Pemerintah bersama TNI/Polri.

Barang bukti minuman keras yang dimusnahkan merupakan hasil tiga kali penyitaan dari semua komponen khususnya dari bidang intelejen Lanal Tahuna yang mendapatkan informasi awal dan bantuan bersama intelejen TNI, Polisi dan Pemerintah.

”Ini merupakan sinergitas dari semua komponen khususnya bidang intelejen Lanal Tahuna yang mendapatkan informasi awal kemudian bantuan dari intelejen rekan-rekan satuan TNI, Polri dan Pemerintah, sehingga didapatkan barang sitaan ini yang totalnya 1240 liter yang dikemas dalam kantong plastik, atau sebanyak 2055 kalau dalam botol plastik 600 mili dan kalau dirupiahkan kwantitasnya sekitar Rp. 134. 225.000,”kata Danlanal.

Lanjut Danlanal, penyitaan barang tersebut merupakan kepemilikan tidak bertuan dan operasi miras ini akan terus dilanjutkan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk mereduksi dan mengeliminasi semua bentuk kegiatan ilegal di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

”Tidak ada yang mengaku pemilik minuman keras ini, sebab saat penggeledahan dilaksanakan tidak satu pun ABK maupun penumpang yang mengakui kepemilikan, dengan demikian Lanal Tahuna mengambil alih untuk menyita dan menyimpan hingga diksanakan pemusnahan,”terang Danlanal.