Kisah Fikri Nur, Modal Jual Koran dan Masker, hingga Mampu Bangun Rumah

0
206
Fikri Nur dan model rumah impiannya. (ISTIMEWA|KOLASE FOTO KOMENTAR.ID)

MASA pandemi Covid-19 tak harus membuat orang larut dalam kecemasan, apalagi patah semangatSebagian orang malah menghadapinya dengan mencari celah usaha, untuk mendapatkan berkah.


Seperti halnya Fikri Nur. Pemuda 30-an tahun ini tak lantas menjadikan masa pandemi Covid-19 sebagai momok menakutkan. 


Dia malah memadukan usaha awalnya sebagai penjual koran, dengan masker. Kata dia, zaman sekarang orang harus pinter-pinter melihat celah dan peluang usaha.


“Jual koran sekarang tinggal sampingan. Musim corona bagini, orang jadi malas baca koran. Makanya sekarang kita leh ja ba jual masker. Keadaan begini musti pande-pande,” ujar Fikri saat ditemui wartawan di Rumah Kopi K8, Jalan Katamso Sario, Manado, baru-baru ini.


Fikri melihat bisnis jual masker menjadi usaha yang paling pas dilakoninya di era pandemi. Meski beberapa eksemplar koran juga masih digenggamnya untuk dijual.


Dalam keseharian, Fikri mengaku mampu menjual hingga 100-an lembar masker. Namun jika beruntung, bisa menyentuh angka 200 lembar.


Sedangkan soal pendapatan, Fikri bertutur rata-rata bisa mendapat Rp150-200 ribu per hari. “Lumayan kang bos. Itu (pendapatan) so bersih,” selorohnya sembari tersenyum.


Fikri memang seorang pemuda yang rajin dan ulet. Jiwa kewiraswastaannya kuat. Ia tak kenal lelah menjajakan koran dan masker di pinggir jalan serta masuk keluar rumah makan dan rumah kopi.


Dari keuletannya ini, Fikri tak saja mampu mencukupi kebutuhan hidupnya, melainkan sukses membangun sebuah rumah dari usahanya berjualan koran dan masker.


“Ada sementara bangun rumah kita di Gorontalo. Hasil jual masker deng koran kita tabung, kong bangun rumah. Kita pe impian ada rumah sandiri bos,” seloroh Fikri yang hanya jebolan SD.


Fikri mampu mengubah bencana pandemi menjadi keberuntungan baginya. Namun di satu sisi dia tetap berharap agar covid sialan ini bisa cepat berlalu.



***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here