Kedai Tanjung Batsam Nento, Kuliner Sang Pensiunan Polisi Ditengah Covid-19

0
271

 

Kedai Tanjung Batsam Nento Kampung Karatung II Kecamatan Manganitu (Foto Komentar.ID)

Tahuna, KOMENTAR.ID
Jika selama ini kunjungan wisata warga Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara hanya terfokus di wilayah Tabukan, lewat pesona Pantai Wisata Pananualeng, Pantai Wisata Embuhanga serta Wisata Tambatan Perahu Teluk Talengen dan Wisata Puncak Lose, justru saat ini di wilayah Kecamatan Manganitu telah hadir Kedai Tanjung Batu Sampingang (Batsam) Nento Kampung Karatung II.
Kedai Kuliner Tanjung Batsam ini bukan sekedar kedai kuliner biasa yang menjaja kues kas daerah, seperti pisang goreng, ubi goreng plus mie goreng dan mie ceplok serta berbagai aneka minuman ringan,  tapi turut memberi sensasi tersendiri, mulai dari suasana kedai yang alamiah serta letaknya tepat di tepi jalan yang memanjakan mata lewat indahnya terumbu karang teluk Manganitu yang dihiasi pesona puncak gunung Mentahi serta gestrur gunung Awu yang masih terlihat kokoh meski dari kejauhan.
Tak hanya itu, Kedai Tanjung Batsam ini juga menyediakan lokasi khusus bukit wisata yang letaknya tepat di depan kedai, dan sengaja ditata apik dengan spot-spot selfie yang berlatar belakang laut dan pegunungan.
Sensasi memanjakan mata Kedai Batsam Nento (Foto Komentar.ID)
 
Lalu siapa pemilik sekaligus pengelola Kedai Bukit Batsam, yang bekangan ini sudah menjadi langganan persinggahan kalangan muda-mudi ?. Dia ternyata adalah seorang pensiunan Polisi berpangkat Aipda, yakni Joppy Balo. 
“Saya mulai merintis usaha kuliner ini sejak terjadi pandemi Covid-19 awal tahun 2020. Mula-mula bukit yang berada didepan kedai ini hanya tempat saya bertani setelah saya pensiun dari Polisi dua tahun lalu, tapi setelah melihat posisi bukit yang menyediakan spot foto yang menjanjikan, saya akhirnya putar haluan dengan menata bukit menjadi tempat refresing sekaligus tempat berselfie bagi pelanggan kuliner,”ungkap Joppy.
Meski usahanya baru seumur jagung dengan bentuk bangunan kuliner yang sangat sederhana, Joppy mengaku pengunjung yang datang sudah cukup banyak, dan bukan hanya pengunjung dari wilayah Manganitu serta warga dari kecamatan tetangga, tapi warga dari wilayah kota Tahuna, Ibukota Kabupaten Sangihe, juga sering meluangkan waktu menikmati sensasi Kedai Bukit Batsam.
“Setiap hari pengunjung rutin datang kesini, terutama kalangan muda-mudi yang hobi selfie dan berfoto. Namun pengunjung banyak yang datang khusus pada hari Sabtu dan Minggu, termasuk pengunjung dari kota Tahuna,”ujar purnawirawan yang jabatan terakhir di Polres Kepulauan Sangihe, sebagai Kasie Propam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here