Kabur Lewat Kamar Mandi Ruang Isolasi, Residivis Kambuhan Dibekuk di Tuminting

0
243
RK alias Rey kini harus dibantu kursi roda sekalipun hanya untuk berfoto. (ISTIMEWA|KOMENTAR.ID)

Manado, KOMENTAR.ID


Pelarian RK alias Reynaldi (28), Warga Bolsel, terhenti di tangan Tim Macan Polresta Manado. Residivis kambuhan ini dibekuk di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Senin (01/02/21) kemarin.


RK alias Reynaldi yang diketahui berstatus tahanan kejaksaan sebelumnya sukses melarikan diri melalui kamar mandi ruangan isolasi.


Di mana pada tanggal 31 desember 2020 lalu, pelaku yang statusnya tahanan kejaksaan berhasil kabur dari kamar mandi Rumah Singgah Isolasi Tahanan di  Bumi Beringin, dengan cara merusak trali besi bagian atas kamar mandi dan melompat keluar. 


Merespon adanya laporan itu, Tim Macan Polresta Manado dipimpin Kanit Resmob Ipda Bintang Yudha Gama langsung malakukan penyelidikan terhadap pelaku. 


Setelah mengetahui keberadaan pelaku, Tim Macan Polresta Manado langsung bergerak menuju ke lokasi. Benar saja, sesampainya di lokasi, tim mendapati pelaku saat sedang mengemudi mobil angkutan kota (angkot) di Keluarahan Mahawu, Kecamatan Tuminting guna mencari uang untuk berangkat keluar daerah. 


Tak mau buruanya lolos, tim kemudian langsung mengamankan pelaku. Pada saat akan dibawa ke Polresta Manado, pelaku masih saja hendak berusaha melarikan diri serta melawan petugas. 


Sehingga Tim Macan memberikan tindakan tegas terukur melumpuhkan kaki pelaku. Setelah itu pelaku langsung diboyong ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis dan selanjutnya digiring ke Polresta Manado.


Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Tommy Aruan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu. 


“Pelaku sudah kami amankan, saat akan dibawa ke Polresta Manado, pelaku mencoba melarikan diri serta melawan petugas sehingga tim melumpuhkan kaki pelaku. Pelaku yang adalah residivis penipuan dan pengelapan, bobol ATM, serta pencurian. Pelaku sudah kedua kalinya kabur dari rutan. Untuk sementara ini pelaku masih dalam proses penyelidikan,” jelas Aruan.



(jon/kid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here