Di Tangan E2L-Moktar, Bumi Prodisa Semakin Dikenal

0
221
Bupati Talaud Elly Lasut (lima dari kiri) audiens bersama Deputi Kemenko Marves di Jakarta, Rabu (03/02/21) lalu. (ISTIMEWA/HUMAS) 

Jakarta– Masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud perlu berbangga punya pemimpin seperti Bupati Elly Engelbert Lasut dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga. 


E2L-Moktar terus melakukan terobosan. Semua dilakukan guna menunjang peningkatakan kesejahteraan masyarakat. Berbagai potensi dikembangkan. Seperti perikanan dan budidaya di Bumi Porodisa. 


Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut telah melakukan audensi bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) di Jakarta, Rabu (03/02/21) lalu.


Audiensi ini adalah untuk membahas mengenai potensi perikanan tangkap dan budidaya laut di daerah perbatasan antara Indonesia dan Filipina yang sangat besar, namun selama ini masih belum dimanfaatkan secara optimal. 


“Di Talaud, kami memiliki potensi perikanan tangkap dan budidaya laut yang besar, tetapi sarana dan prasarana kami terbatas. Sarana dan prasarana ini yang kami minta kepada pemerintah pusat melalui Kemenko Marves untuk didorong optimalisasi sumberdaya perikanannya, khususnya di perikanan tangkap dan budidaya,” ungkap E2L. 


Bupati Elly Lasut. 


Dikatakan Elly Lasut, beberapa potensi investasi perikanan di Kabupaten Talaud bisa dikembangkan khususnya industri perikanan tangkap untuk ikan pelagis besar seperti Tuna, Cakalang dan Tongkol serta budidaya laut lainnya. 


Selain itu, terdapat juga potensi lain seperti hasil perkebunan  kelapa dan pala sebagai produk utama yang dapat dipasarkan. 


“Produk-produk ini juga dapat dipasarkan langsung menuju Filipina melalui Kota General Santos, Provinsi Cotabato Selatan,”pungkasnya. 


Menurutnya, untuk itu perlu dibuat regulasi khusus untuk mengembangkan potensi dan peluang pasar melalui kerja sama antara Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara dengan Kota General Santos, Provinsi Cotabato Selatan. 


“Hal ini nantinya membutuhkan bantuan dan pertimbangan melalui pemerintah pusat yang salah satunya adalah Kemenko Marves,” tuturnya. 


Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin, menanggapi usulan dari Bupati Talaud E2L, terkait permintaan pengembangan dan optimalisasi untuk industri perikanan tangkap dan budidaya laut di Kabupaten Talaud. 


Usulan dari Talaud ini kabarnya akan sampaikan ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. 


Perlu diketahui, rencana pembangunan industri perikanan tangkap dan budidaya laut di Kabupaten Talaud nantinya mampu memangkas biaya produksi. 


Pasalnya, semua hasil tangkap sebelumnya akan langsung dikirimkan ke Manado dan Surabaya yang memakan biaya produksi yang cukup tinggi. 


Sedangkan Sekertaris Daerah Kepulauan Talaud Dr Yohanis Kamagi MSi mengatakan sepak terjang dan lobi-lobi yang dilakukan bupati dan wakil bupati adalah semata-mata untuk perkembangan daerah serta kesejahteraan masyarakat.



***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here