Buron 4 Tahun, Maleo Polda Sulut Lumpuhkan DPO Kasus Pembunuhan

0
353
Tersangka DPO kasus Pembunuhan yang ditangkap Tim Maleo Polda Sulut. (Foto istimewa)

Manado, KOMENTAR.ID

DPO Kasus Pembunuhan di Lokasi Tambang Tatelu Minut, Pada Tahun 2017 Silam Berhasil dilumpuhkan oleh Tim Gabungan Maleo Polda Sulut. Timsus Waruga Resmob Polres Minut di Back Up Resmob Polres Kotamobagu pada hari Sabtu tanggal 13 Februari 2021 Pukul 22.00 Wita, Satgassus Maleo Polda Sulut melakukan Kolaborasi dengan Timsus Waruga Polres Minut, Resmob Polres Minut dan Resmob Polres Kota Kotamobagu melakukan penangkapan tersangka IS (30) Warga Tompaso Baru.

Adapun kronologis kejadian, pada Rabu (05/7 2017) sekitar jam 24.00 wita di kompleks tambang emas rakyat Desa Tatelu Kecamatan Dimembe telah terjadi pembunuhan terhadap sepupu dari pelapor yaitu korban lelaki MASRI PASAMBUNA alias LALI Warga Desa Pangiang Kecamatan Pasi Timur Kabupaten Bolmong, yang dilakukan oleh tersangka IS dan CS, dengan cara pelaku mendatangi tempat tinggal korban di kompleks tambang lalu menanyakan dan mencari nama dari teman korban yaitu lelaki Sulkifli Mokoginta alias Ulu, namun pada waktu itu nama yang dicari menghindar pergi, tertinggal korban berhadapan dengan kedua pelaku, sampai pelaku menikam korban dengan senjata tajam berupa pisau dan mengenai di bagian dada dan punggung belakang korban.

Kemudian  Irfan Dudigaib seorang teman korban sempat terbangun lalu menegur pelaku agar tidak menikam korban, tetapi pelaku justru ikut mengayunkan pisaunya tersebut kepada Irfan, sehingga Irfan menghindar dan lari mencari pertolongan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tikaman senjata tajam dan meninggal dunia. sedangkan pelaku langsung melarikan diri.

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada berada di Tempat Pijat (SPA) Desa Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara Kota Kotamobagu. Tidak menunggu lama, Tim pun langsung bergerak dan melakukan penggerebekan terhadap tersangka. Pada saat akan ditangkap pelaku mencoba melakukan perlawanan dan sempat menyerang anggota dengan menggunakan sajam jenis badik.

Kemudian Tim melakukan tembakan peringatan, tetapi pelaku masih terus melakukan penyerangan sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas, dengan menyarangkan 4 butir timah panas di kedua kaki pelaku. Saat ini pelaku sudah digiring ke Polres Minahasa bersama barang bukti berupa senjata tajam jenis badik untuk diproses hukum lebih lanjut.

***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here