BREAKING NEWS: Gubernur Olly Dondokambey Bakal Naikkan HET LPG Rp22.500

0

Manado, KOMENTAR.ID

Bayang-bayang resesi ekonomi kian kentara bakal terjadi di tahun 2023. Masyarakat diimbau segera bersiap diri, termasuk yang ada di Sulawesi Utara.

Informasi diperoleh, Gubernur Olly Dondokambey saat ini tengah bersiap menaikan harga eceran tertinggi atau HET LPG 3 kilogram menjadi Rp22.500 dari Rp18 ribu per tabung 3 kg.

Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sulut Lukman Lapadengan tak menampik kabar ini ketika dikonfrontir wartawan, Senin (12/12/2022) sore.

Menurut Lukman, usulan naiknya HET sudah digenggaman Pemprov Sulut.

“Sudah ada usulan tapi masih akan dirapatkan lagi,” kata Lukman via telepon.

Lukman mengatakan, setelah dirapatkan dan disepakati, usulan itu akan dibalut melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Utara.

“Akan di SK-kan dulu. Tidak perlu ke dewan, hanya SK gubernur saja,” beber Lukman namun enggan merinci nonimal ancang-ancang naiknya HET.

“Nantilah kalau sudah ada penetapannya akan diketahui. Bukan Rp25 ribu, bukan,” ujar Lukman ramah.

Usulan kenaikan HET LPG ini terinformasi diajukan oleh DPC Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Manado.

Hal ini berdasarkan pengakuan sejumlah agen dan pangkalan LPG di Kota Manado.

Namun, Ketua DPC Hiswana Migas Manado Sonny Bongkriwang belum berhasil dikonfirmasi wartawan.

Nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif saat dihubungi.

Diketahui, tahun 2015 lalu HET ditetapkan sebesar Rp18 ribu per tabung 3 kg.

Penetapan HET di era Gubernur SH Sarundajang itu dilakukan berdasarkan SK Nomor 60 tahun 2015, tertanggal 12 Februari 2015.

Sementara untuk kuota LPG 3 kg di Sulut tercatat beredar sebanyak 12.485.609 kg.

Untuk Kabupaten Mitra sebanyak 440.369 kilogram, Bolmut 166.609, Minahasa 1.928.567, Minsel 672.066.

Lalu Minut 1.243.647, Kota Manado 3.724.151, Kota Tomohon 965.516, Bitung 917.221.

Kemudian Kotamobagu 431.324, Bolmong 1.964.172 dan Boltim 17.831 serta Bolsel 14.136 kilogram.

[kid/yha]