Manado, KOMENTAR.ID
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan terus memantau dan menangani kasus kecelakaan yang menimpa dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan, salah satunya warga Kota Bitung, Verry Jacobus, yang kini dalam kondisi koma.
Respons cepat ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kemenlu RI, Yvone Mewengkang, setelah pihak keluarga di Bitung menyampaikan keluhan dan harapan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi korban.
Yvone menjelaskan bahwa informasi awal diterima KDEI Taipei pada 9 Februari 2026 dari pihak Changhua Christian Hospital Erlin Branch.Dua PMI overstayer (PMIO) dengan inisial ED dan VJ dirawat di rumah sakit tersebut setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
“Sepeda motor yang dikendarai ED dan ditumpangi VJ menabrak mobil box saat melintas di persimpangan,” jelas Mewengkang.
Berdasarkan hasil koordinasi KDEI Taipei dengan pihak rumah sakit, kondisi kedua WNI tersebut berbeda.ED dilaporkan mengalami cedera ringan. Sementara VJ mengalami koma akibat pendarahan otak setelah kepalanya membentur trotoar saat terjatuh dari sepeda motor.
Saat ini, KDEI Taipei masih terus berkoordinasi dengan otoritas Taiwan dan pihak terkait untuk mendapatkan informasi lengkap terkait kecelakaan, memastikan kedua PMI mendapatkan penanganan medis yang tepat, memonitor perkembangan kondisi kesehatan keduanya.
“KDEI Taipei juga telah berkomunikasi dengan keluarga ED dan VJ terkait kondisi terkini. Penanganan kasus ini akan terus dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip pelindungan WNI,” ujar Yvone Mewengkang.
Pernyataan ini sekaligus menjawab harapan keluarga Verry Jacobus di Bitung yang sebelumnya meminta perhatian pemerintah atas kondisi korban yang telah delapan hari koma di Taiwan.(des)






