HEBAT!! Tahun Ke 2 Kepemimpinan JGKWL, Hasil Produksi Perikanan Budidaya Naik 700-an Persen

Minut, KOMENTAR.ID

Kepemimpinan Bupati Joune JE Ganda SE, MAP, MM, MSi dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung SH, MH (JGKWL), dalam menukangi Kabupaten Minahasa Utara (Minut) patut diacungi jempol. Diketahui, sejak menerima tongkat estafet sebagai nakhoda baru, kondisi Kabupaten Minut sedang ‘tidak sehat’.

Mulai dari birokrasi hingga kondisi ekonomi daerah sedang tak stabil akibat sejumlah kasus penyalahgunaan uang rakyat oleh oknum-oknum yang kini sudah diseret aparat penegak hukum.

Meski demikian, dalam kondisi yang rentan ini, JGKWL masih mampu mengangkat Kabupaten Minut sehingga dalam beberapa kesempatan boleh bersanding dengan sejumlah kepala daerah peraih prestasi, baik di tingkat provinsi maupun level nasional.

Nah, lebih spesifik di tingkat lokal, berbagai gebrakan telah dibuat oleh JGKWL melalui organisasi perangkat daerah (OPD) yang juga ikut mencatatkan angka-angka membanggakan.

Sebut saja di bidang perikanan kelautan yang notabebe merupakan sektor potensial dalam hal peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Minut, telah terjadi perkembangan yang sangat signifikan di sektor produksi perikanan budidaya tahun 2022. Hal ini tergambar jelas antara angka yang ditargetkan dengan realisasi di akhir tahun.

“Untuk sektor produksi perikanan budidaya, puji Tuhan kalau dilihat secara keseluruhan, kita mengalami peningkatan sangat signifikan,” kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Minut, Ryke A A Lucas, Senin (3/4/2023).

Plt Kepala Dinas Kelautan Perikanan Minut, Ryke AA Lucas bersama jajaran, foto bersama sejumlah paket bantuan kepada nelayan dan kelompok budidaya, belum lama ini.

Diuraikannya, untuk target produksi perikanan budidaya tahun 2022 yakni 42.260 ton, sedangkan yang terealisasi adalah 327.037 ton.

“Dengan kata lain, persentase kenaikannya antara target dan realisasi adalah kurang lebih 773, 86 persen,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini bisa dibilang istimewa mengingat kondisi masyarakat termasuk ekonomi dalam 2 tahun terakhir sedang benar-benar tidak stabil akibat terjangan tsunami COVID-19, inflasi secara global serta sejumlah persoalan lain.

“Tapi kita bersyukur langkah-langkah yang diambil Pak Bupati dan Wakil Bupati boleh membuahkan hasil yang baik sebagaimana tergambar dalam data produksi perikanan budidaya tahun 2022 kemarin,” tuturnya.

Di satu sisi, capaian ini, sambung dia lagi, tak lepas dari intervensi lewat bantuan yang diperjuangkan bupati dan wakil bupati dari pusat maupun lewat program di APBD.

“Pak Bupati terus instruksikan kita agar konsisten dalam penyaluran bantuan, termasuk berkoordinasi langsung dengan masyarakat di lapangan, dan itu terus kita lakukan hingga hari ini,” ungkapnya.

Ia pun berharap, apa yang sudah dilakukan sejauh ini, akan semakin menghadirkan ragam peningkatan di setiap program yang telah dibuat.

“Tentunya, support semua elemen masyarakat juga sangat kita perlukan sehingga terbangun sinergitas yang kuat antara masyarakat dan pemerintah,” tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Joune JE Ganda, tak menampik jika masih banyak program sehubungan dengan janji-janji kampanye yang belum terealisasi.

Namun demikian, ia bersama wakil bupati KWL serta unsur terkait di Pemkab terus berusaha berbuat semaksimal mungkin.

“Mulai dari COVID-19, terus berlanjut ke inflasi bahkan rentetan bencana besar awal tahun ini membuat kita sangat kesulitan. Namun, kami selalu berusaha memaknai setiap rintangan ini sebagai cambuk untuk lebih ekstra lagi dalam berpikir (menyusun program) serta bertindak (eksekusi lapangan),” ujarnya.

“Dan kami juga bersyukur sampai hari ini masyarakat masih terus mensupport,” kunci politisi PDIP berlatar belakangan pengusaha ini.

Sekadar diketahui, produksi perikanan budidaya yang terus dintervensi pemerintah lewat berbagai jenis bantuan di antaranya meliputi komuditas udang, rumput laut, kerapu, kakap, nila serta lobster.

[***/ein]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts