Minut, KOMENTAR.ID
Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune JE Ganda SE, MAP, MM, M.Si, kembali membuat catatan membanggakan. Ini terkait novel bernuansa romantis dengan judul ‘Loka Nanta’ yang berhasil masuk daftar best seller di sejumlah toko buku Gramedia, tak terkecuali di Kota Manado.
Diketahui, orang nomor 1 di Minut ini merupakan salah satu penulis novel yang juga telah dirilis dalam bentuk film tersebut.
Nama JG, sebutan akrabnya, terpampang jelas di kolom penulis kata pengantar. Dalam karya itu ia menguraikan soal isu perbedaan di tengah masyarakat.
“Perbedaan ini begitu nyata dan menganga lebar. Sampai kapan pun tidak akan pernah ada kata kita. Kekuatan cinta tak mampu menjadi alasan untuk bersatu. Tidak ada titik yang bisa menuntaskan kisah ini,” tulis JG di halaman belakang novel yang menyajikan 184 halaman itu.
“Namun, selalu saja masih ada harap akan ada persimpangan yang bisa mereka pilih sebagai jalan untuk bertemu,” tulisnya lagi.
Sekadar diketahui, novel yang diterbitkan oleh penerbit PT Elex Media Komputindo ini telah menduduki best seller di toko-toko berikut:
1. Gramedia World Emerald Bintaro
2. Gramedia Matraman
3. Gramedia Central Park
4. Gramedia Metropolitan Mall Bekasi
Selain Bupati JG, ada juga 3 nama lain yang ikut mencurahkan buah pikiran mereka yakni Puguh PS Admajaya, Aji Fahmi dan Aris Kalamantara.
Untuk wilayah di luar Jawa novel ini dibanderol Rp102.000, sedangkan di pulau Jawa sendiri Rp85. 000.
Berikut buah pikiran Bupati JG yang dituangkan di kata pengantar:
“Saat sepasang anak manusia sepakat untuk menjadi satu, maka harusnya tidak ada penghalang yang bisa mematahkan semangat untuk bisa selalu bersama. Karena manusia ditakdirkan lebih cerdas dalam menghadapi masalah dengan kesabaran hati, sebab itulah jalan keluar untuk menghadapi masalah tersebut.
Seperti Loka dan Ananta. Cinta mereka cinta sejati, tapi tidak harus menyatu. Karena mereka menyadari cinta sejati itu terpisah, tapi tak ada yang berubah. Mereka menyerahkan kepada Tuhan yang akan menjawab arti cinta sejati mereka.
Dan pada akhirnya, semua itu adalah ujian, ujian dari Tuhan. Cinta berbeda iman itu hanya sebuah ujian, ujian untuk memastikan apakah manusia lebih mencintai penciptanya atau ciptaan-Nya,”.
[kid/ein]
Update Berita dan
Artikel
KOMENTAR.ID menarik lainnya di
Google News.