Tahuna, KOMENTAR.ID
Kurang lebih 18 bulan menjaga perbatasan Indonesia-Philipina, Satgas Pamtas Yonif Raider 715/Motoliato mengakhiri tugasnya dengan baik.
Berakhirnya tugas Satgas Pamtas Yonif Raider 715/Motoliato dilakukan lewat apel pelepasan yang langsung dipimpin
Dandim 1301/Sangihe Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo, S.Som.,MH, Sabtu (17/06/2023).
Dalam amanatnya, Dandim mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala darma bakti selama penugasan di pulau terluar Marore dan pulau Kawaluso.
“Terima kasih karena selama bertugas para prajurit juga mampu membangun interaksi yang baik dengan masyarakat melalui implementasi budi pekerti luhur, sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI untuk merebut simpati dan hati rakyat dalam mewujudkan stabilitas keamanan demi menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Dandim Suhendro.
Ia juga mengingatkan atas semua dedikasi dan semangat yang telah tunjukkan personil Satgas Pamtas selama di daerah operasi, hendaknya dapat dipertahankan dan dijadikan motivasi dalam pelaksanaan tugas dimasa mendatang termasuk dalam upaya mengangkat citra positif bagi TNI AD.
“Tugas yang dilaksanakan dengan baik ini diharapkan dapat menjadi pengalaman dan bekal untuk tugas-tugas di masa datang. Laksanakan serah terima dengan baik dan teliti guna mendukung tugas Satgas baru,” tuturnya.
Diakhir amanatnya ia menekankan kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas yang akan kembali dan menempuh perjalanan yang cukup jauh, harus memperhatikan faktor keamanan personil maupun materiil serta selalu menjaga kesehatan masing-masing.
“Berbagai macam dinamika dan tantangan di lapangan tentunya menjadi pengalaman yang baik bagi satuan dan perorangan. Semua tugas yang telah dilaksanakan ini dapat dilakukan dengan baik karena setiap prajurit memiliki kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang yang tinggi,” tutupnya.
[Verry Bawoleh]
Update Berita dan
Artikel
KOMENTAR.ID menarik lainnya di
Google News.