Minahasa Tenggara Banjir, Kepala BPBD-nya Cuek

  • Whatsapp

Ratahan, KOMENTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca yang tak menentu, terlebih curah hujan yang kerap kali mengguyur.

Read More

“Masyarakat yang tinggal di kawasan lereng perbukitan, bantaran sungai, serta pinggiran pantai baiknya pindah dulu ke tempat aman,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Tenggara Aneke Sumendap SPd melalui Sekretaris BPBD Olga Waas ST, Minggu (16/05/2021).

Lebih lanjut waas menyampaikan BPBD telah siap melakukan bantuan kepada masyarakat yang bekerja sama instansi terkait seperti Dinas Sosial, Polres Minahasa Tenggara, Kodim 1302 dan Tim Relawan bila mana terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Waas juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti program dan aturan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara rajin menanam pohon, yang sudah disampaikan berulang-ulang baik melalui sosialisi langsung dan melalui media.

“Masyarakat jangan membuang sampah diselokan air, baiknya membersihkannya, untuk menghindari ketika saat hujan ekstrim, tidak akan tersumbat dan terjadi genangan air.” Imbau waas.

Banjir di salah satu titik di Kabupaten Minahasa Tenggara, Minggu (16/05/2021). [IST]


Dia menginformasikan, Wilayah Wongkai Raya yang diguyur hujan sejak pukul 15:20 Wita sore sampai saat ini, mengakibatkan meluapnya Sungai Wassu tetapi masih pada kondisi yang aman.

Selain itu telah terjadi longsor di Desa Wongkai Satu yang lokasinya di seputaran ex pos Covid-19 perbatasan Wongkai Satu Atep.

“Juga telah terjadi longsor di ruas jalan Pangu Wongkai tepatnya kurang lebih 400 meter sebelum Jembatan Makalu dan untuk sementara hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua,” urainya.

Anehnya, Kepala BPBD Mitra Aneke Sumendap seakan tidak menampik persoalan ini. Permintaan konfirmasi wartawan melalui grup WhatsApp tidak digubris sama sekali.

Padahal dibeberapa wilayah di Mitra, air telah meluap menggenangi rumah warga.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada respon dari Kepala BPBD Mitra.

[key/kim]

Related posts