Bawaslu Minsel Warning Paslon tidak Langgar Aturan Masa Tenang!

0
205

Anggota Bawaslu Minahasa Selatan, Franny Sengkey. (Istimewa/Facebook)

MINSEL– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan mewarning setiap pasangan calon (paslon) agar tidak melakukan pelanggaran saat masa tenang.


Anggota Bawaslu Minsel Frang Sengkey SE menegaskan, setelah masa kampanye berakhir, semua kegiatan pilkada serentak akan segera memasuki masa tenang.


“Artinya semua kegiatan pilkada serentak dihentikan, dan akan dimulai secara serentak pada tanggal 9 desember yang adalah puncak Pilkada yaitu pencoblosan kertas suara,” urai Sengkey selaku Koordiv Penindakan Bawaslu Kabupaten Minsel, di Amurang, Selasa (01/12/2020).


Menurutnya, ada ada sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan oleh Paslon, karena sanksinya cukup berat jika melaksanakan kegiatan di saat masa tenang.


Lanjut dijelaskan, berdasarkan Pasal 67 ayat (2) UU 10/2016, Masa tenang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlangsung selama 3 (tiga) hari sebelum hari pemungutan suara.


“Jadi semua peserta pilkada sanksi pelanggarannya sudah diatur. Makanya saya tidak ingin ada paslon yang melamnggar ketentuan dimaksud. Ikuti saja atuarannya, sambil menunggu 9 desember,” tukas Sengkey.


(adv/advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here