Apresiasi Pemerintahan Maurits Mantiri Soal Predikat B IPKD, Fabian Kaloh: Buah Pendampingan ODSK

0
74
Fabian Kaloh (kacamata) bersama Calon Walikota Bitung Maurits Mantiri. (ist)

Manado, KOMENTAR.ID

Politisi senior PDIP Fabian Kaloh mengapresiasi predikat B yang diraih Pemkot Bitung dalam hal Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD).

Penilaian yang diberikan Kemendagri RI dengan score indeks total 63,267 menurut Fabian Kaloh merupakan buah sinergitas pemerintahan yang selama dua periode diperjuangkan PDIP.

Kata Fabian Kaloh, ada peran pendampingan dan pembinaan yang digenjot Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) terhadap pemerintah kota dan kabupaten selama ini.

“Sejauh yang saya ketahui Gubernur dan Wakil Gubernur sangat intens memantau Kepala Daerah untuk menjaga dan memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap dalam koridor yang normal. Ini juga bagian dari komitmen sinergitas yang diperjuangkan PDI-P selama ini. Buah komunikasi dan soliditas antara Pemprov – Pemkot/Pemkab dan seluruh OPD,” jelas Fabian Kaloh.

Lanjut Fabian Kaloh, normatifnya Walikota membutuhkan sosok wakil yang komit menjalankan fungsi pengawasan OPD untuk menjamin kualitas kinerja tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dalam periode tertentu.

Dia mengatakan, di balik sinergitas juga terdapat peran pendampingan ODSK sehingga keuangan daerah tidak dalam kondisi abnormal.

Sekot Bitung Rudy Teno tidak membantah bahwa dalam sebuah kesempatan, dirinya dan Walikota Maurits Mantiri sempat dipanggil menghadap Gubernur Olly Dondokambey. Itu lantaran muncul isu ketegangan kebijakan keuangan yang kemudian dipelintir segelintir orang ke arah ancaman APBD hampir kolaps.

“Yah kalau mau jujur saya dan Pak Wali sempat dipanggil gara-gara isu APBD hampir kolaps. Kami memberikan penjelasan yang obyektif dengan angka-angka yang riil. Dan syukur arahan Bapak Gubernur sangat taktis. Pesannya, selesaikan semua sesuai ketentuan Perundang – undangan. Jadi keuangan daerah Bitung sejauh ini normal. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” jelas Rudy Teno. (HKamrin)