Tahuna, KOMENTAR.ID
Tinju akbar Open Turnamen Bupati Sangihe Cup 2026 resmi dimulai usai dibuka Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, Senin (13/04/2026).

Pertandingan berlangsung di GOR Membara Manente Tahuna, diawali dengan penampilan tarian moderen, lanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Pertina, pembacaan Janji Atlit oleh Pablo Pagulimang, Doa oleh Pdt. Rovie Mardesa M.Teol serta pembacaan Janji Wasit Hakim oleh Andrew Pangandaheng,
Bupati Michael Thungari dalam sambutannya, mengakui Pemkab Sangihe terpanggil menggelar tinju akbar, karena tinju merupakan olahraga yang kerab membawa harum nama daerah, termasuk Sangihe telah dikenal sebagai gudang petinju di tanah air.

Lewat Open Turnamen Piala Bupati Sangihe, Michael sangat berharap atlet-atlet se Kabupaten Kepulauan Sangihe boleh belajar boleh mengambil ilmu dari petinju luar daerah .
“Lewat ajang ini petinju kita saling belajar sehingga mendapatkan pengalaman, karena saat ini yang bertarung tidak hanya petinju lokal, tapi ada petinju dari luar daerah,” kata Michael.

Selain untuk mempersiapkan pada ajang yang lebih tinggi, Open Turnamen Bupati Sangihe, juga dijadikan ajang persiapan menyambut PON beladiri Sulawesi Utara yang akan digelar pada bulan Juli mendatang.
“Jadi iven ini juga merupakan persiapan sebelum menghadapi Pon beladiri Sulawesi Utara. Saya berharap petinju Sangihe dapat ikut dan mengukir prestasi” ujarnya.

Karena tinju akbar ini turut diikuti petinju luar daeah, Michael meminta
wasit hakim dapat menilai dengan objektif dan adil demi masa depan maupun mental petinju, terlebih demi kualitas Open Turnamen Bupati Sangihe Cup.
“Tolong wasit dapat menilai dengan adil, kami titipkan masa depan atlt, mentalnya dapat dijaga lewat ajang ini,”pesan Michael.

“Tidak ada titipan disini, semua petinju baik lokal maupun luar daerah diberlakukan adil, supaya memang pantas yang menjadi juaranya,”sambungnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Tinju Akbar Sangihe, Johanis Pilat dalam laporannya mengatakan, ada sekitar 337 petinju siap berlaga utusan 36 sasana mewakili lima provinsi, masing-masing Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Tengah, Povinsi Jawa Barat dan Provinsi Papua Barat.

“Untuk pelaksanaan selama enam hari mulai Senin 13 sampai hari Sabtu tanggal 18 April 2026,” singkat Johanis.
Turur hadir, unsur Forkopimda, Sekretaris Dispora Sulut, Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua PKK, Sekretaris Daerah dan pimpinan OPD.{PeyKID}






