Manado, KOMENTAR ID – Poltekkes Kemenkes Manado melalui Jurusan Kesehatan Gigi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sea Tumpengan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Kegiatan tersebut berfokus pada upaya pencegahan karies gigi dan perawatan kesehatan gigi anak. Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan yang melibatkan masyarakat dan kelompok ibu di Desa Sea Tumpengan.
Kegiatan yang diketuai Jeanne d’Arc Zavera Adam, S.Pd., M.Kes, anggota Ni Made Yuliana, S.Kep.G., M.Kes dan Frefika Nancy Losu S.Sit., M.Kes mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Sea Tumpengan yang dipimpin Kepala Desa Filadelfus Kukihi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Poltekkes Kemenkes Manado dengan mengangkat tema pelatihan dan edukasi kesehatan gigi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan karies serta perawatan gigi anak.
Menurut Jeanne d’Arc Zavera Adam, S.Pd., M.Kes, berdasarkan proposal kegiatan, Desa Sea Tumpengan masih menghadapi persoalan kesehatan gigi anak. Hasil observasi awal dan wawancara dengan kader Posyandu menunjukkan masih ditemukan anak yang mengalami sakit gigi akibat karies. Kondisi tersebut bahkan dapat mengganggu aktivitas anak, termasuk menyebabkan anak tidak masuk sekolah.
Edukasi Kesehatan Gigi hingga Pemeriksaan Anak
Dalam pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut, termasuk pentingnya pencegahan karies serta penerapan kebiasaan menjaga kebersihan gigi sejak dini.
Tim juga memberikan penjelasan mengenai cara dan waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Edukasi tersebut menjadi bagian penting karena kebiasaan perawatan gigi sejak usia dini dinilai perlu diperkuat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan praktik dan pemeriksaan kesehatan gigi anak. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan tim melakukan pemeriksaan gigi secara langsung kepada anak dengan menggunakan perlengkapan pemeriksaan.
Kegiatan pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya mengenalkan pentingnya deteksi masalah kesehatan gigi sejak dini kepada masyarakat.
Perkuat Peran Kader dan Masyarakat
Program pengabdian ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam memberikan edukasi kesehatan gigi kepada masyarakat.
Sebelumnya, tim mengidentifikasi tiga persoalan utama, yaitu keterbatasan pengetahuan kader mengenai penyebab, gejala dan pencegahan karies; minimnya keterampilan dalam memberikan edukasi serta melakukan pemeriksaan dasar kesehatan gigi anak; dan belum tersedianya media edukasi yang dapat digunakan dalam kegiatan Posyandu.
Karena itu, pelatihan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis. Peserta diperkenalkan dengan berbagai sarana pendukung, antara lain phantom gigi, alat diagnostik, sikat gigi, pasta gigi, indikator pH saliva serta perlengkapan pemeriksaan lainnya.
Libatkan Pemerintah Desa
Dukungan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Kehadiran Kepala Desa Filadelfus Kukihi bersama masyarakat menunjukkan adanya keterlibatan pemerintah desa dalam mendukung kegiatan peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan gigi anak.
Dengan jumlah peserta mencapai 40 orang, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta membangun kebiasaan perawatan gigi yang baik sejak dini.
Program PKM tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Proposal kegiatan mencantumkan adanya tahapan evaluasi setelah pelaksanaan untuk melihat keberlanjutan hasil kegiatan.
Dorong Kesadaran Perawatan Gigi Sejak Dini
Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Manado mendorong masyarakat Desa Sea Tumpengan untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan gigi anak.
Upaya pencegahan karies melalui edukasi, pembiasaan menyikat gigi dengan benar, serta pemeriksaan gigi secara berkala diharapkan dapat menjadi bagian dari perilaku hidup sehat masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan gigi. (shr/kim)






