Tahuna, KOMENTAR.ID
Pulau Beng Laut dan Pulau Bebalang akhirnya bisa menikmati layanan listrik 24 jam setelah sebelumnya hanya terlayani sekitar 6 hingga 12 jam per hari.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari langsung meresmikannya pada hari Rabu (12/08/2026)
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat kedua pulau sekaligus menjadi langkah pemerintah dalam memperluas akses pelayanan listrik.
Peresmian dibuka secara daring melalui Zoom Meeting oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay.
Bupati Michael Thungari memastikan
hadirnya layanan listrik 24 jam tersebut memberikan dampak positif terhadap berbagai aktivitas masyarakat, termasuk memenuhi kebutuhan penerangan rumah tangga,
Ketersediaan listrik sepanjang hari kata Michael juga mendukung kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, pemerintahan kampung, komunikasi, hingga pengembangan usaha masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PT PLN berkomitmen memperkuat sinergi untuk meningkatkan layanan kelistrikan di wilayah yang hingga kini masih memperoleh pasokan terbatas,”ungkap Michael.
Di Sangihe saat ini masih ada delapan kampung yang menjadi perhatian dalam peningkatan layanan menuju listrik 24 jam, diantaranya Kampung Bukide, Bukide Timur, Kalama, Mahengetang, Para Salingkere, Kawaluso, Kawio, dan Matutuang.
Michael mengatakan, peningkatan layanan di delapan kampung tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, kondisi geografis wilayah kepulauan, kebutuhan masyarakat, kemampuan teknis, serta dukungan dari PLN.
Michael menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PLN atas sinergi yang terus dibangun dalam meningkatkan pelayanan kelistrikan di daerah.
“Ketersediaan listrik 24 jam dinilai bukan hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Bupati milenial ini berharap pelayanan listrik berjalan optimal, sehingga anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman serta pelayanan pemerintahan dan kesehatan dapat berjalan lebih baik.
“Nantinya asyarakat memiliki peluang lebih besar mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga,” pungkasnya. {PeyKID}






