Manado, KOMENTAR.ID
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Utara kembali melanjutkan pembahasan terkait berbagai program serta kondisi keuangan daerah.
Pembahasan berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Kamis (7/8/2026), dan dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen selaku pimpinan Banggar.
Dalam rapat tersebut, Fransiskus memberikan kesempatan kepada anggota Banggar, Royke Anter, untuk menyampaikan sejumlah pertanyaan maupun catatan terkait pelaksanaan program dan kinerja Pemerintah Provinsi Sulut.
Royke mengatakan, dalam dua hari sebelumnya, pihaknya telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi mitra kerja Komisi III DPRD Sulut.
Dari rangkaian pembahasan tersebut, menurut Royke, terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulut.
Ia menilai, berbagai temuan dalam RDP tidak boleh berhenti sebatas pembahasan di ruang rapat. Setiap persoalan yang disampaikan oleh DPRD harus ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing.
Royke pun meminta agar program-program pemerintah yang telah direncanakan dapat berjalan efektif, sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pembahasan Banggar DPRD Sulut selanjutnya diarahkan pada pendalaman terhadap sejumlah catatan yang muncul dalam rapat bersama perangkat daerah, termasuk menyangkut pelaksanaan program dan kondisi keuangan daerah.
Rapat tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan dan pembahasan anggaran DPRD Sulut untuk memastikan kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai perencanaan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.






