Tidak Ada Mafia Solar, SPBU Tateli Bantah Dugaan Jadi Sarang ‘Titipan’ Oknum

MINAHASA, KOMENTAR.ID

Manajemen SPBU mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tuduhan bahwa SPBU tersebut menjadi lokasi praktek mafia solar. Melalui panggilan ponsel pribadi, Manager Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.593.21 di wilayah Tateli Yohanes Taliawo mengatakan, tuduhan serampangan di media itu cuma reportasi semu yang berulang-ulang terjadi tiap waktu.

“Narasinya sama dari waktu ke waktu. Berita di media massa itu cuma diulang-ulang terus. Kami sudah melakukan klarifikasi tapi selang waktu satu dua pekan muncul lagi,” ujar Taliawo, Selasa (14/7/2026) via panggilan ponsel pribadinya.

Dia melanjutkan, penjualan BBM selama ini tidak pernah keluar dari prosedur baku SPBU.”Kami menjual sesuai SOP. Tapi ada pihak yang tidak jelas kepentingannya, memelintir suka – suka mereka dan jelas menyudutkan kami,” ungkap Taliawo.

Ia berharap semua pihak memahami motif narasi media yang jelas menyudutkan SPBU Tateli kendati sudah dijelaskan berulang – ulang.” Dulu kami dituduh jual minyak di jerigen – jerigen. Setelah dijelaskan itu kebutuhan nelayan, sekarang mereka main isu baru lagi.

Ingat setiap mobil yang masuk membawa barcode, kami harus layani. Baru setelah minyak hasil pembelian itu keluar dari SPBU, mereka mau bikin apa, kumpul di mana, itu bukan urusan kami. Silahkan telusuri mereka. Kami hanya menjual sesuai SOP,” tandas Taliawo. (kim)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts