Manado, KOMENTAR.ID – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Seminar Nasional bertajuk “Soemitronomics” di Auditorium Unsrat pada Kamis (9/4/2026).
Forum ilmiah ini menjadi ruang diskusi strategis untuk membedah pemikiran begawan ekonomi Indonesia, Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, dalam konteks penguatan ekonomi modern.
Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN.Eng menekankan bahwa seminar ini bukan sekadar ajang nostalgia akademik.
Menurutnya, pemikiran Prof. Soemitro sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam menempatkan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi.
“UMKM bukan sekadar sektor ekonomi biasa, melainkan fondasi ketahanan ekonomi masyarakat. Prof. Soemitro adalah pemikir yang meletakkan dasar-dasar vital bagi pembangunan ekonomi nasional kita,” ujar Prof. Berty saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut, Rektor berharap gagasan-gagasan yang lahir dari seminar ini bisa melampaui meja diskusi.Ia mendorong adanya output berupa pemikiran konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan UMKM serta dasar pengambilan kebijakan ekonomi di tingkat nasional.
Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan seminar ini.Gubernur Sulut, yang diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si, menyatakan bahwa adopsi pemikiran Soemitronomics dapat menjadi mesin penggerak baru bagi pelaku usaha lokal.
“Melalui seminar ini, kita memperluas cakrawala dalam menerapkan pemikiran Prof. Soemitro untuk pengembangan UMKM. Muaranya jelas, kita ingin sektor UMKM di Sulawesi Utara semakin kuat dan berkembang pesat,” pungkas Jani.
Seminar ini dihadiri oleh kalangan akademisi, praktisi ekonomi, hingga mahasiswa yang antusias menggali lebih dalam konsep ekonomi kerakyatan yang menjadi ciri khas dari “Soemitronomics”. (Kim)






