Tahuna, KOMENTAR.ID
Tinju Open Turnanen Bupati Sangihe Cup 2026 sejak pembukaan hingga hari keempat, Kamis (16/04/2026) semakin seru saja, baik yang berlangsung siang maupun malam hari.
Namun yang jadi sorotan pada ajang tinju terakbar di Sangihe, bahkan Sulawesi Utara, tak lain membludaknya petinju-petinju belia hingga junior dari usia 8 hingga 16 tahun.
Total petinju yang ikut Bupati Sangihe Cup, sebanyak 337 dari 36 sasana, utusan lima provinsi dan didominasi oleh para petinju muda.
Mantan petinju nasional Toar Sompotan ditemui Komentar.ID disela pertandingan di GOR Membara Manente Tahuna, Kamis (16/04/2026), mengaku salut atas predikat Sangihe sebagai gudang petinju.
Raja kelas welter junior, welter dan kelas menengah Indonesia ini, juga tidak bisa menyembunyikan kekagumannya ketika menyaksikan para petinju-petinju belia hingga petinju junior dengan penuh semangat bertarung menunjukkan skilnya masing-masing.
“Terus terang banyak bibit-bibit petinju berbakat yang tampil di ajang Bupati Cup Sangihe ini, mereka masih sangat muda tapi rata-rata punya skil dan semangat serta tanpa rasa takut saat bertanding,” ungkap peraih medali perunggu Sea Games Manila 2005.
Langganan peraih emas PON dan kejurnas tinju ini berharap pembinaan petinju muda di Sangihe dapat berjalan dengan baik, sehingga kedepan nama Kepulauan Sangihe akan semakin harum, terlebih para petinjunya akan terus mengukir prestasi membanggakan.
“Dengan giat berlatih dan pembinaan yang baik, saya tetap optimis petinju-petinju muda Sangihe akan mengukir prestasi di masa mendatang, mengikuti jejak senior mereka, seperti Farrand Papendang dan Excel Karimela,”ujar petinju asal Kota Tomohon.
Diakhir wawancara, petinju yang kini beralih status Aparat Negeri Sipil (ASN) Pemkot Tomohon, mengapresiasi kepedulian Pemkab Sangihe pada dunia tinju, lebih khusus Bupati Michael Thungari yang begitu pro aktif memfasilitasi kejuaraan tinju Open Turnamen Bupati Cup 2026.{PeyKID}






