Bangun Rusunawa, Pemkot Manado Dampingi Kunjungan Kerja Menteri PKP Republik Indonesia

oplus_0

Manado, KOMENTAR.ID

Pemerintah kota Manado saat ini sedang fokus menyambut kunjungan kerja Kementian PKP RI, dalam rangka meninjau rencana pembangunan Rusunawa BMR di Paniki II, Kecamatan Mapanget.

Dinilai berhasil dalam pengelolaan rumah sususn sederhana sewa (rusunawa) Pemerintah provinsi Sulut dan Pemkot Manado mendapat apresiasi dari Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.

Melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Perumahan Perkotaan memberikan bantuan berupa pembangunan rusunawa berkelas yang pembangunannya langsung ditangani oleh Dirjen Perkotaan Kementrian PKP RIDiketahui, Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bertanggung jawab dalam mendorong percepatan Program 3 Juta Rumah, salah satunya melalui penyediaan hunian rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan.

“Rusunawa ini kan dibangun 3 lantai dengan 2 kamar yaitu 1 kamar utama dan 1 kamar tidur anak, ruang makan, ruang tamu, kamar mandi dan dapur dan ada juga tinfrastruktur pendukungnya seperti taman bermain untuk anak,” terangnya.

Lanjut dikatakan bahwa, untuk lantai 1 nanti akan dilengkapi dengan ruang serbaguna dan untuk difable. Untuk fasilitas pendukungnya, dalam kawasan 3 KM sudah dilengkapi dengan SD, SMP dan Puskesmas, RS, Pasar, masjid dan gereja.

Maruarat Sirait didampingi Wakil Gubernur Sulut Vicktor Mailangkay, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan dr Richard Sualang (AARS), Sekretaris daerah dr Steaven Dandel dan Kepala Dinas Perkim Kota Manado Pieter Eman.Selain mengunjungi lokasi pembangunan rusunawa, Maruarar Sirait juga mengunjungi rusunawa Pemkot Manado yang lokasinya hanya berdekatan. Disitu Maruarar langsung berinteraksi dengan penghuni rusunawa.Walikota Manado Andrei Angouw dalam Kunjungan tersebut menjelaskan bahwa saat ini sudah ada daftar tunggu penempatan Rusun MBR tersebut.Tidak hanya itu saja, Angouw mengaku siap bekerja sama dalam gagasan tersebut guna memberikan jaminan program pemerintah daerah, yang sudah ditindaklanjuti pusat.”Ini adalah sebuah terobosan dari Pemerintah dalam hal ini Pak Walikota dan Wakil Walikota Manado, saat ini lahan Pemkot bisa dijadikan sarana dan fasilitas bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah,”Walikota sendiri berharap, pemanfaatan dari program ini akan diimplementasikan ke warga dan masyarakat kota Manado pada umumnya.”Dalam memberikan fasilitas layak huni untuk masyarakat juga, agar program pusat di daerah terkoordinasi dengan baik. Dan kami sebagai instansi terkait harus mengawal hingga tahap realisasi, maka dari itu tadi juga say diminta menjelaskan dari sisi teknisnya,” tutur Angouw.Sirait sendiri memberikan apresiasi kepada Pemkot Manado melalui Perkim yang telah maintenance segala sesuatunya, hingga rencana pembangunan dapat terealisasi.”Terima kasih ya, Pemkot sudah melaksanakan tugas dengan baik. Saya lihat semua dokumen sudah siap, meski ada beberapa juga yang harus disiapkan. Luar biasa karena dengan banyaknya usulan pusat, salah-satu kota Manado,” tandas Sirait.Selanjutnya, Walikota Manado mendampingi Menteri melihat kondisi bangunan dan fasilitas yang ada di Rusun Tanah Coklat Paniki II, serta foto bersama.

[Kid/rol]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts