Tahuna KOMENTAR.ID
Mengatasi krisis listrik yang berkepanjangan, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari mengambil langkah taktis dengan melakukan kungunjungan kerja (Kunker) ke kantor PLN Pusat, Rabu (25/02/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Marvein Hontong, bersama sejumlah anggota DPRD.
Agenda kunjungan itu difokuskan pada pembahasan langkah penanganan krisis listrik yang tengah terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dan alhasil, rombongan pemerintah daerah tidak hanya diterima langsung guna membicarakan percepatan penambahan daya listrik, tapi mendapat respon luar biasa Direktur Pembangkitan PLN, yang dibuktikan dengan adanya kepastian dukungan PLN pusat berupa alokasi anggaran sebesar Rp 25 miliar untuk pengadaan lima unit mesin pembangkit listrik dengan total kapasitas 4.000 kilowatt (kW).
Bahkan seluruh mesin pembangkit direncanakan akan didatangkan ke Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Maret 2026.
Tidak hanya itu, Direktur Pembangkitan PLN menyatakan pihaknya akan mengawal secara khusus proses pengiriman hingga pemasangan mesin pembangkit tersebut.
Apabila tidak terdapat kendala, Direktur Pembangkitan PLN juga dijadwalkan hadir langsung di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk meresmikan pengoperasian lima unit mesin pembangkit baru tersebut.
Bupati Michael Thungari sangat mengapresiasi dukungan PLN Pusat, sekaligus berharap penambahan kapasitas pembangkit ini dapat mengatasi krisis listrik di kawasan perbatasan Indonesia-Filipina.
“Saya berharap penambahan kapasitas pembangkit ini dapat mengatasi krisis listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat, sekaligus meningkatkan stabilitas pasokan energi guna mendukung aktivitas perekonomian serta pelayanan publik di daerah,” kata Michael. {PeyKID}






