LPP Manado Teken PKS, Komitmen Pembinaan Keagamaan

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado melaksanakan Penanda tanganan Perjanjjan Kerja Sama (PKS) dalam bidang Pembinaan Kepribadian Keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kamis, (22/1/2026) di Gedung Utama Lapas Perempuan Manado.

Tomohon, KOMENTAR.ID – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Manado melaksanakan Penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang Pembinaan Kepribadian Keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kamis, (22/1/2026) di Gedung Utama Lapas Perempuan Manado.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado, Enggelina Hukubun, Didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Joune Supit dengan Tim Pembinaan Agama Kristen, Katolik, dan Islam yang akan melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Perempuan Manado.

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado melaksanakan Penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang Pembinaan Kepribadian Keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kamis, (22/1/2026) di Gedung Utama Lapas Perempuan Manado.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan kepribadian, khususnya dalam bidang keagamaan, bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali,” ungkap Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado, Enggelina Hukubun, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Joune Supit.

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado melaksanakan Penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang Pembinaan Kepribadian Keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kamis, (22/1/2026) di Gedung Utama Lapas Perempuan Manado.

Sebanyak 26 orang yang tergabung dalam Tim Pembinaan Agama Kristen, Katolik, dan Islam turut hadir dan terlibat dalam kegiatan ini.

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado melaksanakan Penanda tanganan Perjanjjan Kerja Sama (PKS) dalam bidang Pembinaan Kepribadian Keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kamis, (22/1/2026) di Gedung Utama Lapas Perempuan Manado.

“Melalui kerja sama tersebut, diharapkan pelaksanaan pembinaan keagamaan dapat berjalan secara terstruktur, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan spiritual warga binaan,” sambung Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Joune Supit.

Pembinaan keagamaan ini bertujuan untuk membentuk kepribadian WBP yang lebih baik, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan spiritual warga binaan.Pembinaan keagamaan ini bertujuan untuk membentuk kepribadian WBP yang lebih baik, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadi sarana pembinaan mental dan moral selama menjalani masa pidana. Selain itu, kerja sama ini juga merupakan bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.

“Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama ini, Lapas Perempuan Manado menegaskan komitmennya dalam mendukung proses pembinaan yang holistikik, tidak hanya berfusus pada aspek kemandirian, tetapi juga pada pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan, sebagai bekal bagi warga binaan untuk kembali berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.” Kunci Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado, Enggelina Hukubun. (Serly)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts