Catatan Akhir Tahun : TUARI Dibalik Ekspektasi Penguatan Struktur Jabatan Pemkab Sangihe

Tahuna, KOMENTAR.ID

Sejak dilantik pada bulan Februari 2025,
tercatat kurang lebih empat kali Pemerintahan Bupati Michael Thungari dan Wabup Tendris Bulahari (TUARI) melakukan pelantikkan pejabat eselon III maupun pejabat eselon IV, termasuk para pejabat fungsional serta PPPK dan Tenaga Paruh Waktu.

Meski belum menyentuh jabatan strategis eselon II, namun ini langkah yang sangat strategis dilakukan TUARI dalam mengawali kepempinannya, mengingat kehadiran ratusan pejabat eselon III dan IV mampu menjawab harapan masyarakat yang sangat membutuhkan sentuhan pelayanan prima oleh para pejabat, termasuk didalamnya ada wajah baru Camat, Lurah serta ratusan personil Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang menjadi ujung tombak perpanjangan layanan pemerintah hingga ke lapisan bawah wilayah Tahuna Raya.

Keseriusan TUARI dalam membenahi struktur jabatan termasuk untuk menekan begitu banyak jabatan lowong yang selama ini terabaikan, yang notabene sangat merugikan daerah serta masyarakat, juga dilakukan hingga menjelang akhir tahun 2025.

Terlepas masih ada aroma politik sisa-sisa pilkada, banyak kalangan yang memberikan apresiasi terhadap proses perekrutan hingga pelantikkan pejabat diawal kepempinan TUARI, salah satunya, pelantikkan selalu berjalan mulus tanpa ada riak-riak aura ketidakpuasan, sebagaimana yang pernah terjadi pada pemerintahan lalu-lalu yang berujung hingga ke PTUN.

Selanjutnya, di penghujung tahun 2025, Pemerintahan TUARI juga mampu menuntaskan proses seleksi perekrutan pejabat eselon II guna mengisi sembilan jabatan kepala dinas/badan yang lowong, masing-masing Dinas Dukcapil, Dinas PUPR, Bapelitbang, Inspektorat, Badan Keuangan, Dinas Koperasi, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Satpol PP.

Pemerintahan TUARI, lebih khusus Bupati Michael Thungari yang memiliki kewenangan untuk mengusul satu nama dari tiga calon yang lolos seleksi ke BKN, diharapkan segera memilki kabinet yang solid dalam memuluskan visi misi TUARI MEMBARA, sekaligus kabinet yang benar-benar produk TUARI tanpa intervensi atau titipan dari pihak tertentu.

Sementara itu, info dari Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdinand Manumpil, ada 26 peserta yang telah mengikuti empat tahapan seleksi sembilan jabatan kosong tersebut, yakni yang pertama seleksi administrasi dan rekam jejak, kedua seleksi kompetensi yang dilaksanakan oleh tim penilai kompetensi BKN RI, ketiga Penulisan Makalah dan keempat Pemaparan dan Wawancara.

Selain proses yang sudah berlangsung, ada dua dari sembilan jabatan yang secara khusus harus dilakukan pengusulan lanjutan ke Kementerian Dalam Negeri, yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Inspektorat Daerah

“Jadi dari tiga nama yang lolos, harus diusulkan lagi ke Kemendagri dan mengikuti wawancara lanjutan dari Ditjen Dukcapil RI, karena harus SK Mendagri. Hal ini juga untuk Inspektorat yang tetap mengusulkan ke Kemendagri lewat Gubernur”jelas Ferdinand.

Pada akhirnya, proses tahapan seleksi pejabat eselon II ini diharapkan dilakukan secara objektif, termasuk panitia seleksi dan BKPSDM mampu melaksanakan seleksi secara transparan, sehingga kabinet TUARI kedepan benar-benar berkualitas dan solid dalam memajukan Kepulauan Sangihe.

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts