Tahuna, KOMENTAR.ID
Cuaca buruk berupa ombak, angin dan hujan deras kembali menerjang Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (06/10/2025)
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari menghimbau masyarakat tetap berhati-hati, terutama warga yang berdomisili di dekat pantai, bantaran sungai dan disekitar lereng pegunungan.
“Untuk nelayan saya minta jangan dulu melaut, lihat situasi sampai badai mereda,” imbau Michael.
Kepada Aparat Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan/Kampung, juga diminta turut memantau wilayahnya masing-masing dan segera menginformasikan dan berkoordinasi jika terjadi dampak dari cuaca buruk.
“Tapi puji syukur sampai saat ini tidak ada kerusakkan akibat dampak dari gelombang yang cukup tinggi,” ungkap Michael.
Dari pantauan di wilayah Kota Tahuna, dampak gelombang sangat terasa di kawasan Boulevard, air dan material kerikil, bahkan sampah berhamburan di jalan terbawa ombak.
Gerak cepat pemerintah setempat atas intruksi Bupati, langsung melakukan pembersihan badan jalan Boulevard, termasuk jalan Kelurahan Tidore yang jadi langganan ombak.
Terlibat kerja bakti pembersihan, Asisten 1 Johanis Pilat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Wandu Labesi dan jajaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ronny Pasiale beserta jajaran, TNI-POLRI, Kepala Satuan Polisi Praja beserta jajaran, Camat Tahuna Timur Johnny Gantare, Lurah Tidore Rofia Muthalib beserta warga setempat dan masyarakat lainnya.
Sementara itu, badai juga menyebabkan keberangkatan dua kapal penumpang, KM Barcelona II dan KM Mercy Teratai dari Manado tujuan pelabuhan Tahuna, dibatalkan.
Plt. Kepala Kantor UPP Kelas II Tahuna, Meifrit Palanewen, membenarkan dikonfirmasi wartawan.
“Sudah ada surat pemberitahuan pembatalan keberangkatan dari dua perusahaan pelayaran, PT Surya Pacifik Indonesia dan PT Karya Lines Indonesia cabang Tahuna, jika KM Barcelona II dan KM Mercy Teratai tidak bisa diberangkatkan ke Tahuna,”kata Meifrit. {Pey/KID}






