Ormas Kecam Tindakan Bar-bar Mahasiswa yang Merusak Fasilitas Negara Saat Unjuk Rasa Tolak RUU TNI

Foto atas: Mahasiswa dan polisi bergulat di Bubungan kendaraan. Bawah: Vandalisme mahasiswa di salah satu ruangan. (Istimewa)

Manado, KOMENTAR.ID
Tindakan mahasiswa di sela-sela unjuk rasa menolak Rencangan Undang-undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kamis (20/3/2025) di Kantor DPRD Sulut mendapat kecaman sejumlah organisasi masyarakat. Kecaman tersebut berkaitan dengan tindakan bar-bar yang merusak fasilitas negara di DPRD tak terkecuali aksi nyaris berkelahi dengan aparat kepolisian. Ketua Umum Aliansi Kabasaran Seluruh Indonesia (AKSI) Stephen Babe Liow mengatakan, tindakan bar-bar mahasiswa sunggupun membawa nama rakyat tidak mencerminkan intelektualitas dari sivitas akademika.

“Perjuangan kaum intelektualis sejatinya bukan merusak fasilitas negara dan menantang aparat berkelahi. Rakyat tidak meminta mahasiswa untuk memperjuangkan nasib dengan cara bar-bar begitu. Kritik di mimbar kampus atau di ruang paripurna DPRD sudah cukup membawa pesan,” kritik Babe Liow.

Kecaman yang sama juga disampaikan Ketua Manguni Indonesia Hes Sumual. Menurut, mahasiswa yang kembali merusak niat luhur menjadi pilar wa demokrasi di RI.

“Justru dengan merusak fasilitas Negara, niat luhur itu dikotori lagi oleh mahasiswa itu sendiri. Kami dukung aparat penegak hukum untuk memberi tindakan yang tepat. Tidak ada alasan apapun untuk melegitimasi perjuangan mahasiswa dengan aksi bar-bar di ruang publik,” tegas Sumual. (Kim)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts