
Manado, KOMENTAR.ID
Insiden penembakan di lokasi tambang ilegal milik WNA bukan hanya memakan korban atau menyebabkan korban jiwa warga Basaan meregang nyawa. Tiga hari setelah insiden penembakan, Kapolri mencopot jabatan Kapolres Mitra AKBP Eko Sisbiantoro dan menggantinya dengan AKBP Handoko Sanjaya. Sekali tradisi pergantian jabatan itu fenomena lasim, publik melihat rotasi ini adalah bahasa lain dari makan jabatan imbas kerusuhan di lokasi tambang emas ilegal milik orang China.
Kapolri mencopot jabatan Kapolres Minahasa Tenggara (Mitra) AKBP Eko Sisbiantoro. Posisi Eko digantikan AKBP Handoko Sanjaya yang sebelumnya Kapolres Bolsel.
Berdasarkan Telegram Rahasia ST 491 yang diterbitkan Mabes Polri, AKBP Eko Sisbiantoro kini dipindahkan sebagian Wakil Kepala Polresta (Wakapolresta) Manado.
Lalu Kapolres Bolsel segera dijabat AKBP Kuntadi Budi Pranoto, dari Kakorsis SPN Polda Gorontalo.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Michael Thamsil membenarkan pergantian tersebut,β iya sudah ada telegramnya soal pergantian sejumlah jabatan. Salah satunya adalah Kapolres Mitra,β Ungkap Kombes Michael Tamsil, Kamis (13/3/2025).
Dirinya pun menambahkan, mutasi ini adalah hal yang biasa di tubuh Polri guna adanya penyegaran di tibuh Polda Sulut.
βIni hal yang biasa, karena sesuai dengan kebutuhan organisasi,β pungkasnya. (kim)






