Pentingnya Peran Media bagi Pemerintah Desa, Kadis Maya Kainde Beri Materi kepada Kumtua Atep Dkk

Minahasa, KOMENTAR.ID

Program pemerintah desa dalam mengembangkan potensi-potensi, membangun berbagai sarana dan prasarana termasuk dengan berbagai kegiatan, akan mubasir jika tidak diketahui publik.

 

Bahkan, semua yang dihasilkan lewat gagasan-gagasan yang muaranya menghasilkan sesuatua akan terasa biasa-biasa. Padahal segala upaya pemerintah desa lewat gagasan dan ide masyarakat, kemudian tertuang dalam musyawarah desa sudah menjadi skala prioritas.

Nah, kehadiran media (media massa, online dan elektronik) sangat berperan penting dalam mengungkap dan memberitakan apa yang ada di desa. “Gebrakan pemerintah (hukum tua) untuk membangun desanya sangat membutuhkan media untuk publikasi dan sosialisasi,” tukas Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Minahasa Maya Marina Kainde SH MAP di Yama Resor Tondano, Selasa (20/06/2023).

Kumtua Atep Elvis Malingkonor dkk mengikuti materi tentang pentingnya peranan media di Yama Resort Tondano, Selasa (20/06/2023). (foto: stedy/kid)

Menjadi pemateri Fasilitasi Kerja Sama Media di pertemuan dengan para hukum tua dan sekretris desa, Kadis Maya yang diapit Kabid Recky Taniowaas dan Kasi Rommy Dapu menjelaskan, sejak terbitnya Peraturan Bupati untuk pemerintah desa dengan media di Kabupaten Minahasa, pemberitaan mengenai desa menjadi masif.

“Untuk itu, peran media dalam memberitakan program-program di desa menjadi sangat penting. Tentunya juga media dalam fungsi kontrolnya mengawasi dan meningatkan agar pemerintah desa dalam mengelola keuangan, terhindar dari godaan penyimpangan,” tukas pejabat yang matang memimpin wilayah kecamatan ini.

Itu sebabnya, mantan Kadis Perhubungan ini mengingatkan kepada hukum tua dan kawan-kawan (dkk), supaya saling bekerja sama dan menjalin sinergitas dengan media, agar apa yang menjadi program pemerintah desa terlaksana dengan baik.

Hukum Tua Desa Atep Elvis Malingkonor dalam sesi tanya jawab mengangkat kejelasan kerja sama dengan media. Sebab dari informasi yang dia dkk terima, ada sejumlah desa yang miskomunkasi terkait media yang sebenarnya menjadi mitra di desa mereka.

“Supaya juga para hukum tua tidak bingung siapa yang nantinya menjadi media mitra di desa kami. Ini penting supaya jelas dengan media apa kami menjalin kerja sama, meski pada prinsipnya bagi saya dan kawan-kawan, media tetap menjadi mitra siapa pun dia,” ujar Malingkonor.

Untuk pertanyaan ini Kadis Maya Kainde menjelaskan kepada peserta sosialisasi, yang menjadi pijakan dan acuan yakni media yang disusun sesuai dengan daftar dari Dinas Kominfo.

 

(ste/kid)

 

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts