Ratahan, KOMENTAR.ID-
Dewan Pengurus Daerah (DPD) 2 Partai Golkar Minahasa Tenggara (Mitra) mengecam tindakan salah satu wartawan dan media online di Sulut yang membuat pemberitaan tidak benar atau hoax.
Dalam pemberitaan tersebut, wartawan media online itu memberitakan kepengurusan Partai Golkar di Mitra dengan isu tidak kompak untuk menggulingkan kepemimpinan Tonny Lasut sebagai ketua.
Hal ini mendapat tanggapan keras dari pengurus DPD 2 Partai Golkar Mitra melalui ketua-ketua PK di 12 kecamatan.
Pasalnya, dalam pemberitaan miring tersebut, membawa nama PK kecamatan.
Menaggapi hal tersebut, seluruh PK 12 kecamatan dan pimpinan DPD 2 Golkar Mitra langsung melaksanakan rapat internal terkait hal ini.
Dalam hasil rapat pleno diperluas yang dilaksanakan diruangan wakil ketua DPRD Mitra, Selasa (02/05/23) pagi,
dihadiri oleh seluruh ketua PK kecamatan se-Mitra.
“Kami sudah melaksanakan rapat internal dan sudah membuat surat pernyataan yang berisi protes terhadap wartawan dan media online yang memberitakan kepengurusan kami mengalami keretakan. Dan kami sudah menandatangani surat tesebut,” ucap seluruh PK kecamatan.
Lanjut dikatakan, mereka mengecam tindakan wartawan dan media yang mencatut nama-nama mereka. Karena selama ini tidak ada satupun ketua PK yang berniat menggulingkan dan merusak kepengurusan Golkar Mitra.
“Kami selama ini tidak pernah ada niat untuk mengadakan Musdalub di Mitra. Sedangkan niat tidak ada apalagi berkumpul untuk Musdalub,” tegas Sandi Tulandi ketua PK Kecamatan Pasan.
Seluruh ketua PK meminta dan mendesak DPD 2 Golkar Mitra untuk mempidanakan oknum dan media yang membuat berita tanpa adanya konformasi.
“Kami mengecam keras oknum wartawan dan media yang telah membuat berita yang menyudutkan dan merusak citra kepengurusan Golkar Mitra. Apalagi dalam pemberitaan itu tidak ada upaya konfirmasi yang dilakukan pihak wartawan dan media tersebut. Ini sudah melanggar kode etik jurnalis. Kami meminta ketua dan sekretaris DPD 2 untuk menempuh jalur hukum terkait masalah ini,” ujarnya.
Menepis isu yang menyudutkan kepengurusan Partai Golkar Mitra, seluruh ketua PK meminta Tonny Hendrik Lasut sebagai ketua Golkar Mitra untuk maju sebagai calon Bupati.
Dalam forum tersebut, dimintakan ketua DPD PG Mitra untuk maju bertarung sebagai calon Bupati Mitra tahun 2024.
” Don’t stop komandan,” seru para ketua PK.
Para kader juga solid mendukung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk menjadi calon Presiden dan Ketua DPD 1 PG Sulut Christiany Eugenia Paruntu sebagai calon Gubernur.
Menanggapi usulan dan masukan para ketua PK kecamatan, ketua DPD 2 Partai Golkar Mitra Tonny Hendrik Lasut meminta para kader untuk tenang menanggapi masalh ini. Karena saat ini adalah proses awal demokrasi Pemilu 2024, isu ini diduga dimainkan oknum-oknum untuk melemahkan Partai Golkar Mitra.
“Usulan untuk proses hukum terhadap wartawan dan media yang melanggar kode etik jurnalis, akan segera ditindaklajuti,” jelas Lasut.
Sementara terkait dukungan terhadap dirinya untuk bertarung pada Pilkada Mitra tahun 2024 mendatang, Lasut menyatakan dirinya siap maju sebagai calon Bupati Mitra.
“Asalkan kita harus kompak dan solid memenangkan Partai Golkar dan calon presiden dari partai Golkar di Pemilu 2024 mendatang sesuai target yang sudah direncanakan,” tandasnya.
[kid]






