Minahasa, KOMENTAR.ID
Menerima mandat Bupati Royke O Roring dan Wabup Robby Dondokambey pada Senin (04/10/2021) sebagai Direktur RSUD Tondano, dr Nancy Mongdong MHSM SpPD diperhadapkan dengan Covid-19.
Apalagi saat itu, penyakit yang hingga kini tak ada penawar paling manjur sedang ganasganasnya. Tak pelak dokter Nancy dituntut kerja overtime demi menangani pasien Covid-19 dan pasien umum serta meningkatkan mutu pelayanan.
Cukup pelik memang. Belum lagi berbagai keluhan yang datang dari sejumlah warga akibat pelayanan yang dianggap tidak profesional dan belum maksimal.
Selang waktu 1 tahun setengah ‘goyangan’ (baca: sentuhan) tangan Dirut RSUD Samrat Tondano perlahan-lahan mampu melakukan menjawab berbagai tantangan tersebut. Tak hanya managemen, namun tenaga teknis terutama penanganan pasien di rumah sakit kebanggaan warga Tondano dan sekitarnya ini.
Setelah perlahan-lahan lepas dari pandemi Covid-19, berbagai terobosan yang dilakukan berbuah hasil. Menyusul tahapan penilaian terkait akreditasi rumah sakit pada 28-30 Maret 2023 lalu, apa yang diharapkan terjawab sudah.
Sesuai pengumuman yang disampaikan tanggal 6 April 2023, RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano mendapatkan akreditasi dengan predikat tetinggi dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS) Damar Husada Paripurna (DHP).
“Ini momen sangat bersejarah sebab hasil akreditasinya dengan predikat paling sempurna, yaitu Paripurna Bintang 5,” tukas Direktur dr Nancy Mongdong MHSM SpPD, Selasa (11/04/2023).
Baginya penilaian akreditasi yang dilakukan setiap 3 tahun menjadi indikator bagi rumah sakit guna melakukan peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
“Saya berharap ke depan, status paripurna ini bertahan. Tentunya menjadi motivasi bagi seluruh staf dan rumah sakit agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang mengacu kepada keselamatan pasien serta dapat menambah kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Samrat Tondano,” jelasnya.
Pada bagian akhir, dokter Nancy Mongdong terus mengharapakan kerja sama semua pihak agar RSUD Samrat Tondano makin lebih mendapakan kepercayaan masyarakat yang membutuhkan layanan medis dan lainnya.
“Sykur kepada Tuhan, dan terima kasih kepada Bupati Royke O Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey serta semua staf dan managamen dan semua pihak yang sudah terlibat, sehingga akreditasi paripurna boleh diraih RSUD Samrat Tondano,” tukasnya.
Berikut indikator persyaratan yang tertuang dalam 16 bab penilaian akreditasi LARS DHP:
– Tata kelola RS
– Kualifikasi dan pendidikan staf
– Managemen fasilitas dan keselamatan
– Peningkatan mutu dan keselamatan pasien
– Managemen rekam medis dan informasi kesehatan
– Pencegahan dan pengendalian infeksi
– Pendidikan dalam pelayanan kesehatan
– Akses dan kesinambungan pelayanan
– Hak pasien dan keterlibatan keluarga
– Pengkajian pasien
– Pelayanan dan asuhan pasien
– Pelayanan anastesi dan bedah
– Pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat
– Komunikasi dan edukasi
– Sasaran keselamatan pasien
– Program nasional
(ste/kid)






