Sitaro, KOMENTAR.ID
Kabar soal peresmian Bandar Udara (Bandara) Taman Bung Karno di Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), di Sulut tak kunjung ada titik terannya. Pasalnya, wacana peresmian Bandara yang terletak di Kecamatan Siau Timur ini sudah lebih dari 2 kali mencuat ke publik.
Namun sayangnya, hingga kini tak kunjung ada realisasi. Bahkan, dalam kunjungan kerja Presiden ke Sulut yang dijadwalkan tanggal 19-20 Januari 2023 ini, lagi-lagi peresmian Bandara Taman Bung Karno tidak masuk dalam daftar agenda.
Tidak heran jika kemudian ragam komentar miring mulai berseliweran di media sosial.
Kecurigaan masyarakat bahwa di balik keindahan bandara tersebut tersimpan persoalan yang mengganjal dijadwalkannya peresmian oleh presiden kian nyaring.
Namun hal ini langsung dibantah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sitaro, Indra Purukan, saat dikonfirmasi wartawan media ini.
“Tidak ada masalah dengan Bandara (Taman Bung Karno),” kata Purukan, Selasa (17/01/2023).
Dikatakannya lagi, belum diresmikannya Bandara tersebut lantaran masih menunggu waktu Presiden Jokowi.
“Kita tidak bisa paksakan karena pada prinsipnya harus menyesuaikan dengan agenda serta waktu dari Pak Presiden,” ujarnya sembari menambahkan, pihaknya sudah menyurat ke Menteri Sekretariat Negara (Mensekneg) perihal permohonan peresmian.
Disinggung soal tudingan sejumlah warga perihal indikasi adanya mafia tanah yang terlibat dalam pembebasan lahan sehingga peresmian masih belum ada kejelasan, lagi-lagi dibantah eks Kadis PUPR Sitaro ini.
“Tidak ada masalah dengan lahan. Sekali lagi, ini cuman karena belum diagendakan saja oleh Mensekneg,” kuncinya.
Sekadar diketahui, Bandara Taman Bung Karno mulai dibangun kurang lebih 10 tahun silam dan telah melewati beberapa momen hajatan politik.
Menariknya, pada momen-momen itu, proyek ini kerap jadi bumbu-bumbu pemikat untuk mendulang suara baik di Pilcaleg maupun Pilkada oleh sejumlah oknum politisi termasuk penguasa saat ini.
Sayangnya, hingga kini peresmian Bandara yang sebelumnya dilabeli Pihise itu tak kunjung ada kejelasan.
[***/ein]






