PAD Miliaran Rupiah Pemkot Manado Lenyap Gara-gara Ini

  • Whatsapp
Alat uji kir di Kota Manado tidak berfungsi sejak dua tahun lalu. Imbasnya, kelaikan kendaraan termasuk angkutan kota tidak terjamin keamanannya. Tampak salah satu angkot terbakar di pusat kota beberapa waktu lalu. (FOTO: ISTIMEWA/KOMENTAR.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Pemerintah Kota Manado kehilangan miliaran rupiah sejak tahun 2019. Ini karena Dinas Perhubungan Kota Manado lalai dalam mengelola potensi pendapatan asli daerah dari sektor uji kendaraan bermotor atau uji kir.

Read More

Berdasarkan data, UPTD Uji Kendaraan Bemotor Dishub Manado setiap tahunnya bisa menghasilkan PAD senilai Rp 500 juta. Namun hal itu tidak dilakukan instansi tersebut.

Kepala UPTD Uji Kendaraan Bermotor Dishub Kota Manado Jino Sogira dikonfirmasi wartawan, tak membantah.
Namun dia mengatakan, penyebab tak beroperasinya uji kir di Kota Manado, karena alasan teknis.

“Tidak bisa beroperasi karena alat uji kendaraan bermotor tidak lolos uji kalibrasi sehingga tidak mendapatkan akreditasi dari Dirjen Perhubungan Darat,” ujar Jino Sogira, belum lama ini.

Sejak 2109, kementerian menurutnya telah memerintahkan penutupan tempat uji kendaraan bemotor milik Pemkot Manado karena semua alat uji yang ada, tidak memenuhi syarat.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Manado Michael Tandirerung dikonfirmasi menjelaskan, ditutupnya tempat uji kir tersebut karena ketiadaan anggaran untuk memperbaiki alat-alat uji kir di UPTD Uji Kendaraan Bemotor Dishub Manado.
“Sejak saya kadis tahun 2019 tidak ada anggaran untuk pengadaan alat uji kir ini. Kemudian kami anggarkan dalam APBD tahun 2020, namun harus di refocusing karena adanya pandemi Covid-19. Dan tahun ini telah kami anggarkan lagi dan semoga uji kir akan beroperasi lagi,” ujar Tandirerung.

(frk/kid)

Related posts